Wahai pemuda Islam, bersemangatlah dalam menuntut ilmu agama.

Kamis, 04 Agustus 2016

Al Kabair 1 - Aku Masuk Islam Gara-Gara George Bush (1)

Makrifat Sabil Haq

Al Kabair 1 - Aku Masuk Islam Gara-Gara George Bush



Bismillahi wash shalatu was salamu 'ala rasulillah.
Innal hamda lillahi nahmaduhu wa nasta'inuhu wa nastaghfiruh.
Wa na'udzubillahi min syururi anfusina wa min sayyiati a'malina.
May yahdihillahu fa la mudhillalah 
Wa may yudhlil fa la hadiyalah.
Asyhadu al la ilaha illallah 
wa asyhadu anna muhammadan abduhu wa rasuluh.
Amma ba'du.

Indeed, all praise due to Allah, we praise Him, we seek His protection, and we seek His forgiveness.
We seek protection to Allah from the evil of ourselves and from the evil of our actions.
Whoever Allah guides, no one can misguide.
And whoever Allah leaves to go astray, no one can guide.
I bear witness that there is no God but Allah.
And I bear witness that Muhammad shallallahu 'alaihi wa sallam is His slave and messenger.
And after that.


Fajir


Apa artinya "faajir"?

Fajir artinya pendosa besar. 

Fajir sama dengan fasik sama dengan pendosa besar.

Kalau orang kafir pasti faajir, karena semua orang kafir pasti pendosa besar. Tapi tidak semua orang Islam fajir, tapi mungkin kebanyakan di antara kita pendosa besar, na'udzubillahi min dzalik.

Hadits Yang Menyeramkan


Pada suatu saat di perang Khoibar, perang melawan Yahudi. kaum muslimin berperang dan itu adalah perang yang sangat dahsyat yang sampai satu tahun lamanya. Apa yang terjadi?
Ada satu orang yang Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam lihat di antara sahabat beliau (apakah orang ini termasuk sahabat atau munafik walllahu a'lam), orang ini menyusup di antara kalangan kaum muslimin. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Orang ini di neraka." Para sahabat kaget, "Ya Rasul, kenapa dia di neraka?" Akhirnya orang itu dilihat oleh para sahabat.
Orang yang tadi disebut di neraka oleh Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam berperang di barisan kaum muslimin melawan orang kafir, dan dia perangnya paling keren. Mantep dia perangnya. Sahabat bingung, "Ya Rasul, bagaimana mungin engkau bilang dia penghuni neraka? Dia perang dengan begitu gagahnya." Kata Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, "Dia penghuni neraka." Akhirnya terus diperhatikan oleh para sahabat. Kembali lagi, "Ya Rasul, bagaimana mungkin engkau bilang dia penghuni neraka? Dia perang dengan begitu gagahnya." Sampai sebagian sahabat ada yang hampir meragukan sabda Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam tersebut.
Dan kemudian ketika sudah berperang dengan dahsyat, para sahabat terus mengintip orang tersebut. Akhirnya orang yang disebut sebagai ahli neraka ini terkena luka banyak sekali, dan ketika dia sudah tidak kuat menahan sakitnya, dia ambil tombak (dalam sebagian riwayat ambil anak panah) kemudian dia bunuh diri. Kemudian Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam memberi tahu. Para sahabat bilang, "Oh ternyata ini penyebab dia menjadi penghuni neraka."

Dan akhir hadits ini serem banget

Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 

"Wahai Bilal, berdirilah, umumkanlah kepada semua orang bahwasanya tidak ada yang masuk surga kecuali orang yang beriman. Dan Allah akan menguatkan agama ini lewat orang-orang fajir." (HR. Bukhari no. 6606)

Imam Ibnu Bathl berkata tentang maksud hadits ini, "Allah akan menguatkan agama ini, Allah akan menyebarkan agama ini, salah satunya lewat orang-orang fasik (orang Islam yang banyak dosa) atau lewat orang kafir juga."

Maka dari hadits ini, ada 2 poin penting:

1. Allah dengan hikmahnya bisa menyebarkan agama islam ini justru lewat orang2 kafirnya

2. Para pemegang jabatan di rohis tidak dijamin terbebas dari sifat fasik

Ini poin yang paling menyedihkan. Wahai ketua rohis, orang-orang penting di rohis, ketahuilah kalian bisa jadi jalan hidayah untuk orang banyak, tapi itu sama sekali tidak menjamin kalian terbebas dari sifat fasik.

Tamim Ad-Dari saja masuk Islam gara-gara siapa? Dajjal.

Karena itu seandainya di antara kita ada yang diuji bisa memberi hidayah ke banyak orang, jangan dulu geer. Jangan merasa shalih apabila seringkali bisa menjadi jalan hidayah bagi orang lain.

Do'a Nabi Yusuf



"... Pencipta langit dan bumi, Engkaulah Pelindungku di dunia dan di akhirat, matikan aku dalam keadaan Islam dan golongkanlah aku dengan orang-orang yang shalih." (QS. Yusuf [12] : 101)

Aamiin Ya Rabbal 'Aalamiin.

Masuk Islam Gara-Gara George Bush


Materi "Aku Masuk Islam Gara-Gara George Bush" ini diambil dari beberapa kisah. Kisahnya ada di YouTube, diceritakan oleh Syaikh al-Arifi.

English Version


One day, Syaikh al-Arifi met 2 foreigners from America when he was doing tawaf. He asked them in English, "Are you muslim? Where did  you come from?"

"We came from America."

"Well, how did you become muslim?"

One of them explained.

"We were gangsters. During the tragedy in 2001, we were listening to the speech of George Bush. We understood every single thing he has told us, except one word. 'Islam is terrorist'. When we listen, we didn't know what is Islam. I ask my friend, 'What is Islam?' He answered, 'I don't know. Maybe it's a brand of a car, or a food?' So the two of us went and bought the Holy Quran. We read it. We want to know what is Islam. After that we learned about Islam, we accepted Islam."

Artinya apa? Dilarang merokok. Haha, hanya bercanda. Berikut artinya.

Versi Bahasa Indonesia


Oke. Perhatikan ucapan kedua orang ini.

"Ketika terjadi tragedi 9-11 tahun 2011 saat gedung WTC hancur, kami dengar pidato George Bush. Kami sebagai orang Amerika bisa mengerti semua ucapannya, kecuali satu perkataan. Ketika George Bush berkata, 'Islam is terrorist', kami tidak mengerti apa itu Islam. Karena ucapan dia itu lah kami jadi tertarik. Kami baca tentang Islam. Ternyata kami merasakan indahnya Islam, lalu akhirnya kami masuk Islam."

Allah hendak membuat agama Islam ini tersebar lewat orang kafirnya. Padahal orang kafir menjelek-jelekkan Islam dengan tujuan agar orang-orang enggan untuk masuk Islam. Tapi ini malah terjadi counter attack. Subhanallah.

Karena itu lah Allah berfirman,

"Dan sesungguhnya mereka telah membuat makar (tipu daya) yang besar padahal di sisi Allah-lah (balasan) makar mereka itu. Dan sesungguhnya makar mereka itu (amat besar) sehingga gunung-gunung dapat lenyap karenanya." (QS. Ibrahim [14] : 46)

Kasihan deh itu George Bush. Sakitnya tuh di mana coba? Dia sudah capek-capek membuat orang takut dengan Islam, eh orang-orang justru jadi tertarik dengan Islam. Banyak orang-orang yang masuk Islam gara-gara George Bush dan juga orang-orang yang se-level dengan George Bush.

Masih ingat materi "Masuk Solokan Keluar di Surga"? Kalian ingat 40.000 orang masuk Islam gara-gara siapa? George Bush zaman dulu, yaitu raja yang zhalim. Raja ini mengaku sebagai tuhan, namun saat berusaha membunuh seorang anak kecil ia disuruh mengucapkan "bismillahi Rabbil ghulam" yang artinya "dengan nama Allah Tuhannya anak ini" agar bisa membunuh si anak kecil tersebut. Maka semua orang yang mendengarnya serentak beriman kepada Tuhannya anak itu.

Apakah kalian tahu mengapa banyak orang yang menemukan fakta-fakta sains itu bukan orang Islam? Banyak orang berkata, "Ah orang Islam mah bisanya ngaji wae, sains ga dipelajari." Eh justru ternyata ada hikmahnya. Hikmah kenapa orang Islam mundur dari sains, tapi maju dalam Islamnya. Justru malah orang-orang kafir sains dipelajari, orang Islam sainsnya asa kurang, paling satu dua. Tapi di sini ada hikmah.

Kalau orang Islam menemukan fakta kebenaran Qur'an lewat sains (ilmiah), niscaya orang-orang kafir akan berkata, "Hoax, hoax, hoax." Tapi kalau orang kafir yang menemukan, maka akan banyak orang kafir yang masuk Islam.

Contohnya profesor. Mereka yang begitu benci dengan Qur'an. Akhirnya mereka mempelajari tentang embrio. Mereka mempelajari banyak ilmu sains, dan ternyata mereka ingin membuktikan kedustaan Qur'an. Saat sedang membuktikan, eh malah menemukan kebenaran Qur'an. Akhirnya dia masuk Islam, dan banyak peneliti yang masuk Islam justru dari orang-orang kafir. Ini hikmahnya kenapa orang-orang kafir lebih maju dalam hal sains. Ternyata Allah hendak memberi mereka hidayah lewat sains. Tapi tentunya bukan lewat sainsnya, melainkan lewat Qur'annya. Subhanallah.

Allah akan memberi hidayah kepada orang-orang di dunia ini, salah satunya lewat orang kafir, salah satunya lewat orang semacam George Bush.

Karena itu kalau boleh bicara, "Well, thank you George Bush! We're waiting for you to accept Islam."

Do'akan dia. Walaupun kita benci dengan orang-orang kafir, apalagi yang menjelek-jelekkan Islam, tetapi tetap kita do'akan hidayah.

Siapa sih yang bisa mengira orang semacam Wahsyi masuk Islam?

Siapa sih yang bisa mengira Abu Sufyan, yang memerangi Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam selama 20 tahun masuk Islam? Saat perang Hunain, kaum muslimin berjumlah 12.000 orang melawan musyrikin berjumlah sedikit, tapi mereka diuji dengan kekalahan. Saat umat Islam terpojok dan tinggal 100 orang, di antaranya adalah Abu Sufyan. Ketika Abu Sufyan sempat memegang tali keledainya Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bertanya, "Siapa ini?" Kata 'Abbas, "Ya Rasul, dia sepupumu, Abu Sufyan yang telah masuk Islam." Allahu Akbar.

Kata Siapa Orang Non-Islam Masuk Neraka?



Kata Allah. Simpel. Beres, haha.

Kenapa pertanyaan seperti ini perlu dibahas?

Pertanyaan-pertanyaan geje seperti ini sering masuk ke dalam rohis.

Pertanyaan yang sering ditanyakan


1. Kalau Allah Maha Penyayang, kenapa Allah ciptakan neraka?

2. Kenapa sih Allah tidak memberi hidayah aja ke semua orang yang ada di dunia? Kan gampang bagi Allah.

3. Kenapa sih Allah harus menciptakan orang kafir, padahal Allah tahu ujung-ujungnya mereka akan kafir?

Akan dijawab semuanya insya Allah.

Akan dibahas dengan dalil dan logika.

Jawaban logika sebenarnya tidak harus, karena kita sebagai kaum muslimin harus menerima dalil dan itu cukup. Tapi kalau memang banyak di antara kita yang dengan dalil itu masih kurang, oke kita bantu dengan logika juga.

Sekarang akan dibahas dulu, satu pertanyaan yang ditanyakan oleh seorang kafir kepada seorang penceramah terkenal, Abdurraheem Green.

Apa pertanyaannya?

Wahai Syaikh, kenapa orang-orang kafir dalam pandangan orang Islam katanya orang-orang yang selain yang  beragama Islam itu masuk neraka walau pun mereka baik? Tapi bukannya di antara orang-orang kafir ada yang rajin sedekah, (seperti Mother Teresa suka sedekah ke anak-anak yatim, bantu mutilasi eh amputasi, banyak membantu orang-orang yang sakit) masa' mereka masuk neraka sih? Apakah adil bahwasanya cuma Islam yang masuk surga? Apakah orang-orang selain agama Islam tidak bisa masuk surga? Tolong jelaskan.”

Intinya,

Apakah orang kafir yang baik tidak bisa masuk surga?”

Jawabannya simpel. Ya. Karena Allah yang bilang.

Tapi seakan-akan Allah itu zhalim--na’udzubillah, kalau bilang Allah itu zhalim rusak akidah kita.
Sebenarnya tidak perlu bingung ketika mendengar orang kafir masuk neraka.

Siapa yang menciptakan orang kafir? Allah. Siapa yang menakdirkan mereka kafir? Allah. Siapa yang memasukkan mereka ke neraka? Allah.

Kok mereka salah? Padahal kan Allah yang melakukan semuanya.

Oke kita bahas.

Teman-teman rohis banyak yang bertanya begini.

Jawab dengan ceramah ini, insya Allah benar secara dalil dan logika tidak menyimpang.

Jawaban Pertanyaan


1. Allah Pemilik surga yang menentukan


Surga milik siapa? Allah. Kan ada orang-orang yang bilang surga kan bukan milik orang-orang Islam. Betul, surga milik Allah. Lalu siapa yang berhak menentukan siapa saja yang memasukinya? Allah, pemiliknya. Ya sudah kita tinggal menerima ketentuan Allah saja.

"Ah itu masih pakai dalil, kita ga terima."

Oke kita ke jawaban kedua. 

2. Agama lain juga sama


Tadi kan kamu nanya, bahwasanya Islam bilang agama selain Islam tidak bisa masuk surga, kenapa sih kamu harus nanya kayak begitu? Kamu itu nanya pertanyaan yang seakan-akan memojokkan Islam dan membuat orang Islam ragu terhadap agamanya. Pernah tidak kalian bertanya pertanyaan yang sama persis ke agama selain Islam?

Kok aneh. Islam sering ditanyakan pertanyaan seperti ini tapi agama lain tidak pernah. Coba tanya ke orang Kristen, "Dalam akidah kalian, apakah orang selain Kristen bisa masuk surga?" Mereka akan jawab, "Tidak."

Allah berfirman dalam al-Qur'an,

"Dan mereka (Yahudi dan Nasrani) berkata: 'Sekali-kali tidak akan masuk surga kecuali orang-orang (yang beragama) Yahudi atau Nasrani'..." (QS. Al-Baqarah [2] : 111)

Orang Kristen bilang tidak ada yang bisa masuk surga kecuali Kristen. Orang Yahudi bilang tidak ada yang bisa masuk surga kecuali Yahudi. Tuh kenapa Yahudi dan Kristen tidak ditanyakan? Kenapa pertanyaan ini banyak ditanyakan ke agama Islam tetapi agama selain Islam kok tidak ditanya? Kalau kalian bilang Islam itu kayak diskriminasi deh kok orang selain Islam tidak bisa masuk surga? Kenapa kalian tidak mengucapkan kalimat yang sama ke agama selain Islam? Setuju tidak? Orang Kristen pun sama perkataannya.

"Ah itu masih terlalu pakai dalil deh."

Oke kita lanjut.

3. Baik dan buruk ditentukan oleh Sang Pencipta, Penguasa langit dan bumi


Sebelum dijelaskan, jawablah pertanyaan berikut.

Apa yang dimaksud baik? Dan apa yang dimaksud buruk?” 

Kalau orang bertanya pertanyaan tadi, jawab dengan pertanyaan balik, “Ente paham tidak arti baik?"

Contoh-contohnya banyak sekali. Akan dipaparkan satu per satu.

1) Negara kehabisan minyak

Ketika ada suatu negara yang kehabisan minyak, kemudian negara tersebut berpikir bagaimana cara agar bisa punya minyak lagi. Akhirnya mereka menjajah negara yang banyak minyaknya.

Nah sekarang pertanyaannya, “Itu baik apa buruk?” Nah baik menurut siapa? Menurut orang yang menjajah, itu baik, karena dia bisa mengambil minyaknya. Tapi menurut orang yang dijajah buruk.

Mana yang baik mana yang buruk?

2) Slobodan Marinkovic

Slobodan Marinkovic adalah seorang panglima perang atau bos di antara orang-orang Kristen yang bertanggungjawab memerkosa berapa ratus kaum muslimin dan membunuhnya. Orang kafir yang menjajah Yugoslavia dan dia membunuh orang di sana dan diperkosa sebelum dibunuh.

Itu baik atau buruk menurut kalian? Buruk kan? Tapi tahukah engkau Slobodan Marinkovic dulu dia adalah orang yang sangat dikejar oleh semua agama, dia ini wanted, kalau di anime One Piece hadiahnya itu mungkin sebesar satu juta mungkin. Ia dicari. Ketika terjadi penjajahan dia ini kriminal yang paling tinggi. Tapi tahu yang terjadi sekarang? Di sebagian gereja, ada gambar Slobodan Marinkovic dengan sayap seperti malaikat.

"Baik menurut siapa? Buruk menurut siapa?"

Begini lah kebanyakan dari kita. Kita tidak punya parameter baik dan buruk. Karena itu kita bingung. Saat seseorang bilang, “Orang kafir juga baik,” memangnya baik menurut siapa? Ente punya definisi baik dari mana? Apakah karena mayoritas bilang baik?

Oke lanjut.

3) Melamar akhwat

Misal ada seorang akhwat rohis yang cantik. Kemudian seorang ikhwan di SMA X Bandung misalnya dia ini punya 8 SKPS (satuan kegantengan per sekon kuadrat). Wajahnya ini anggap lah 8 SKPS. Akhwat ini mau dilamar--walau masih SMA tapi anggap lah sudah kuliah--oleh sang laki-laki. Lalu apa yang terjadi? Saat sedang dilamar akhwat ini masih belum bisa menerima. Datang lah seorang lelaki bernama Jihad dari SMA Y. Dan dia ini 11 SKPS-nya. Dari skala 1-10 dia 11. Itu namanya kalau dalam istilah Kimia adalah "ganteng berlebih". Atau istilah psikologinya ganteng hiperbola. Apa pun itu namanya. Oke datanglah Jihad. Dia melamar sang wanita ini. Ternyata si wanita ini lebih senang sama Jihad.

Baik atau buruk? Bingung kan kalian? Baik menurut siapa? Buruk menurut siapa? 

Karena itu lah kita harus punya parameter baik dan buruk terlebih dahulu.

Lanjut contoh yang lain.

4) Homoseksual

Kalian tahu 50 tahun yang lalu bahwa homoseksual di semua negara itu di-banned. Homoseksual adalah kelainan seks, bahkan orang-orang psikolog pun sepakat, ijma’ istilahnya, kesepakatan ulama psikolog bahwasanya homoseksual adalah penyimpangan seks, dan itu buruk.

Tapi lihat sekarang. Orang yang homoseks itu dibilang apa?

“Oh itu hanya alternatif jalan hidup.”

Masya Allah. Jadi buruk itu sesuai kata siapa, pas kapan, ini bisa berubah-ubah definisinya. Kalau kita tidak punya parameter yang benar, maka definisi baik dan buruk ini akan berubah. Bahkan ketika seseorang bilang baik, bisa jadi gara-gara besok-besoknya mayoritas bilang buruk, dia akhirnya lupa yang asalnya menganggap baik jadi buruk.

Karena itu kita harus punya dulu apa "parameter baik" dan apa "parameter buruk".

Contoh yang lainnya. Akan diberikan contoh agar puas dulu.

5) Hitler

Hitler bertanggung jawab membunuh orang-orang Yahudi. Hitler baik apa buruk?

Banyak yang bilang buruk karena membunuhi para Yahudi, ya. Kita pun bilang buruk karena Yahudi tidak boleh dibunuh seenaknya. Islam mengharamkan membunuh agama selain Islam. Haram. Yang boleh dibunuh hanya orang kafir yang memerangi Islam. Ada pun orang kafir yang tidak memerangi Islam secara terang-terangan, mereka tidak boleh diganggu sama sekali. Ini lah indahnya Islam.

Kita anggap Hitler buruk. Tapi ada yang menganggap Hitler baik. Ada. Pasukan Hitler.

Oke jadi sekarang kita harus bener-bener tahu definisi baik dan buruk menurut siapa sih.

6) Budha

Contoh yang terakhir adalah Budha.

Budha berasal dari negara India. Sebelum ada Budha, mereka punya agama yang meyakini tentang akidah kasta. Kalian tahu kan? Seseorang apabila dilahirkan dengan kasta A dia mulia, kalau dilahirkan kasta lain dia hina atau kurang derajatnya dari kasta A. Nah, Budha tidak sepakat. Budha itu siapa?

Budha adalah seorang pangeran di India. Dia memberontak kepada akidah original yang ada di India. Akhirnya dia membuat teori sendiri bahwasanya semua orang itu equal. Tidak ada kasta-kastaan. Lalu apa yang terjadi sama orang Budha? Budha ini punya banyak pengikut. Dan akhirnya orang yang mengikuti akidahnya Budha dibunuhi oleh orang-orang berakidah agama asli dari India. Kenapa? Karena bertentangan dengan agama yang ada di India.

Sekarang mana yang baik mana yang buruk? Apakah orang Budha yang baik, ataukah orang yang membunuhi Budha yang baik?

Tuh kan kita tidak punya definisi baik dan buruk yang benar. Karena itu, mari sekarang kita fokus. Kita harus tahu. Kita harus punya jawaban dari pertanyaan ini.

Siapa Yang Berhak Mendefinisikan


Siapa sih yang berhak memberi definisi baik dan buruk?

Tentunya pencipta langit dan bumi.

Yang boleh memberi definisi baik dan beruk tentunya Yang Punya segala sesuatu. Sepakat?

Bagus.

Yang boleh memberi definisi baik dan buruk hanya Allah. 

Definisi Baik dalam Islam


Sekarang, kita tahu definisi baik dalam Islam itu ada 3:

1. Suatu perbuatan dilakukan ikhlas karena Allah Sang Pencipta
2. Kalau sesuai (sejalan) dengan agama
3. Kalau imannya benar

Itu lah 3 syarat diterimanya ibadah atau 3 syarat sesuatu bisa dibilang baik.

Kalau ada salah satu yang hilang, maka tidak bisa diterima.

Contoh:


Ada seorang preman yang ingin taubat. Dia mau shalat subuh di masjid.

Er… gue mau shalat subuh.”

Kamu mau ngapain?” Kata Pak DKM.

Aku mau shalat subuh, Pak.”

Eeh ngapain kamu shalat? Bentar saya mau nanya dulu. Berapa rakaat shalat subuh?

Tiga."

Tuh kan, salah. Pulang aja kamu! Rakaatnya aja salah, masa' mau shalat dalam kondisi ga tau jumlah rakaat...”

Pundung (sedih) akhirnya si orang mabuk tersebut. Dan dia pergi. Di tengah jalan ia bertemu seorang anak kecil.

Eh anak kecil mau ke mana?”

Mau shalat subuh.”

Ntar dulu. Gue mau nanya sama loe. Berapa rakaat shalat subuh?”

Dua.”

Pulang aja loe sana. Aku tadi mau shalat subuh tiga rakaat aja dilarang, apalagi kamu yang cuma dua.”

Masya Allah. Si pemabuk ini ikhlas. Dia mau taubat, namun caranya salah. Tidak akan diterima.

Maka yang ketiga itu imannya harus benar. Kalau imannya tidak benar, maka tidak ada gunanya perbuatan baik yang dilakukan karena Allah tapi imannya tidak benar. Ini tidak akan diterima.

Namun yang jadi pertanyaan adalah, “Orang kafir kan diciptakannya oleh Allah, kok mereka masuk neraka?”

Oke kalem kita belum sampai sana. Pembahasannya akan dilanjutkan di bagian selanjutnya yaitu bagian kedua.

Abu Takeru / Author & Editor

Bernama asli Rizal Fadli Nurhadi. Alumni East Preston Islamic College, Melbourne, Victoria, Australia. Pernah belajar di bawah bimbingan dai nasional Australia, di antaranya Abu Hamzah, Umar Zouk, dan Bilal Assad. Saat ini aktif mengisi kajian komunitas Paradisean Youth.

1 komentar:

  1. a rizal, saya numpang copy ya, buat disampaikan ke grup mentoring, insya Allah ane bilang sumbernya dari web ini, hatur nuhun a ehehehe.

    BalasHapus

Diharapkan tidak berkomentar atas dasar fanatisme golongan kepada ustadz atau organisasi tertentu.Akan tetapi, gunakan dalil dari Alquran dan Sunnah dengan pemahaman para generasi terdahulu (sahabat, tabi'in, dan tabiut tabi'in).

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates | Modified by Zain Ibn Sufry