Wahai pemuda Islam, bersemangatlah dalam menuntut ilmu agama.

Sabtu, 23 Juli 2016

Al-Kabair 0 : 4,9 Milyar (1)

Makrifat Sabil Haq


Bismillahi wash shalatu was salamu 'ala rasululillah.
Innal hamda lillahi nahmaduhu wa nasta'inuhu wa nastaghfiruh.
Wa na'udzubillahi min syururi anfusina wa min sayyiati a'malina.
May yahdihillahu fa la mudhillalah.
Wa may yudhlil fa la hadiyalah.
Asyhadu al la ilaha illallah.
Wa asyhadu anna Muhammadan abduhu wa rasuluh.
Amma ba'du.

Indeed, all praise be to Allah, we praise Him. we seek His protection, and we seek His forgiveness.
We seek protection to Allah, from the evil of ourselves and from the evil of our action.
Whoever Allah guides, no one can misguide.
And whoever Allah lets to leaves to go astray, no one can guide.
I bear witness that there is no God (worthy to be worshipped) except Allah.
And I bear witness that Muhammad shallalahu 'alaihi wa sallam is His slave and messenger.
And after that.

Apa Sih 4,9 Milyar?



Kalian tahu, bintang film seperti Teuku Wisnu. Berapa waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan uang 4,9 milyar? Ia perlu 20 bulan alias satu tahun delapan bulan. Karena gaji Teuku Wisnu waktu jadi bintang film itu 250 juta rupiah, berarti 20 bulan baru bisa lewat 4,9 milyar yaitu 5 milyar.

Tapi bukan itu pembahasannya.

Pembahasan yang akan dibahas sekarang adalah sebuah hadits yang sangat agung. Masya Allah keren banget, dari dulu orang-orang pengen dapet hadits ini. Apa haditsnya?

Nabi Muhammad shallallahu alaihi wa sallam bersabda, 
"Diperlihatkan kepadaku umat-umat. Dan aku bisa melihat ada di antara nabi yang punya pengikut sekitar tiga sampai sembilan orang. Ada juga nabi yang punya pengikut hanya dua orang, ada yang satu orang. Kemudian aku diperlihatkan ke sebuah arah dan di sana ada umat yang sangat banyak. Aku kira mereka umatku. Tapi kemudian dikatakan, 'Itu adalah umat Musa alaihis salam.' Kemudian aku diperintahkan untuk melihat ke ufuk. Sejauh mata memandang, di situ ada umat yang banyak sekali. Dan dikatakan kepadaku, 'Itu adalah umatmu wahai Muhammad. Dan bersama mereka ada 70.000 orang yang akan masuk surga tanpa hisab dan adzab.'" (HR. Bukhari dan Muslim)

Dalam riwayat lain, ada tambahan. Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam meminta tambahan kepada Allah. Akhirnya oleh Allah ditambah setiap 1000 orang bisa membawa 70.000. (HR. Ahmad, dihasankan oleh Syaikh Al-Arnauth)

Dalam lafadz yang lain lagi, di mana hadits ini derajatnya lemah ringan. Tapi kemudian setelah dilihat sanadnya, dan ulama peneliti hadits telah meneliti sanad-sanad haditsnya, akhirnya Syaikh Aktuairiji berfatwa bahwasanya haditsnya hasan, sedangkan Syaikh Abu Abdurrahan dalam kitab Silsilah Hadits Ash-Shahihah no. 1484 menyatakan hadits ini shahih. Yaitu Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam meminta tambahan kepada Allah, dan Allah memberi tambahan setiap satu orang bisa membawa 70.000 orang.

Total 4,9 milyar. Mereka yang akan masuk surga tanpa hisab dan adzab. Subhanallah. Semoga kita termasuk golongan ini.

Itu lah jalur VIP. Karena 4,9 milyar itu kalau dibandingkan dengan manusia dari zaman sampai sekarang itu sedikit. Allah berfirman dalam QS. Al-Waqi'ah: 10-14.
"Dan orang-orang yang lebih dahulu beriman. Mereka itulah orang yang didekatkan kepada Allah. Mereka berada di dalam surga yang penuh kenikmatan. Banyak di antara golongan yang terdahulu, dan sedikit dari golongan yang kemudian."

Kita termasuk golongan orang yang kemudian. 4,9 milyar itu dibagi-bagi dari zaman Nabi Adam,sampai ke zaman sekarang. Itu pun di akhir-akhir zaman ada para sahabat nabi yang sangat banyak jumlahnya. Apakah kita tidak bisa kebagian? Tunggu dulu.

Nanti akan dibahas, bahwa mungkin saja di antara kita masih bisa ada yang match dengan kriteria yang akan dibahas di akhir.

Sebelum ke jalur VIP 4,9 milyar, akan dibahas jalur biasa terlebih dahulu.

Jalur Biasa


Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 
"Di hari kiamat, neraka itu akan dibawa oleh 70.000 rantai. Dan di setiap rantai ada 70.000 malaikat yang menariknya. (HR. Muslim)

Kalian tahu, neraka jahannam ini bisa berbicara. Ketika Allah melempari satu gelombang manusia ke neraka jahannam, ia akan bicara, "Hal mim mazid?" "Ya Allah, masih ada tambahan?" begitu sampai gelombang ketiga. Sampai akhirnya Allah menginjakkan tumit-Nya (wajib kita imani, tidak boleh kita bayangkan bagaimana bentuknya, dan tidak boleh diserupakan dengan makhluk) ke neraka jahannam dan jahannam bilang, "Demi kemuliaan-Mu ya Allah, demi kemuliaan-Mu, cukup, cukup, cukup." 

Neraka jahannam yang tadinya luas jadi sempit. Dan orang-orang yang berada di neraka jahannam tubuhnya oleh Allah diperbesar. Kulitnya disebutkan dalam hadits yang shahih memiliki tebal sepanjang tiga hari perjalanan. Giginya sebesar gunung Uhud. Hikmahnya adalah agar siksaannya jadi lebih terasa. Karena sensor sakit ada di kulit. Semakin tebal, semakin terasa pedihnya dibakar. 

Bayangkan, neraka yang tadinya luas dan diisi oleh orang-orang bertubuh sangat besar akan diremukkan setelah Allah menginjakkan kaki-Nya yang menyebabkan neraka menyempit. Dan ingat, neraka jahannam itu warnanya hitam. Subhanallah. Semoga Allah melindungi kita dari neraka jahannam.

Nah temen-temen semua, sebelum kita masuk ke materi 4,9 milyar, akan ada pembahasan untuk jalur biasa dulu. Jalur agar tidak disentuh api neraka.

Kalau ditanya, "Mending dijamin surga atau tidak disentuh neraka?" Jawabannya tidak disentuh neraka. Kalau dijamin tidak disentuh neraka, pasti masuk surga, sedangkan dijamin surga belum tentu tidak masuk neraka terlebih dahulu.

Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, 
"Tidak ada seorang pun yang mati di atas laa ilaha illallah kecuali pasti surga wajib baginya." Abu Dzar bertanya, "Ya Rasul, bagaimana kalau dia berzina dan mencuri?" Rasul shallallahu 'alaihi wa sallam menjawab, "Walaupun berzina dan mencuri." Abu Dzar bertanya sampai tiga kali. (HR. Bukhari)

Semua orang Islam dijamin surga, tapi tidak dijamin tidak disentuh api neraka. Karena itu kita harus tahu caranya bagaimana agar kita tidak disentuh neraka.

Allah berfirman, 

"Jika kamu menjauhi dosa-dosa besar di antara dosa-dosa yang dilarang kamu mengerjakannya, niscaya Kami hapus kesalahan-kesalahanmu (dosa-dosamu yang kecil) dan Kami masukkan kamu ke tempat yang mulia (surga)." (QS. An-Nisa' [4] : 31)

Berarti kunci agar tidak disentuh neraka adalah jangan mati dengan dosa besar.

Coba kalian sebutkan 30 dosa kecil dalam waktu satu jam insya Allah tidak akan bisa. Tapi kalau disuruh menyebutkan 30 dosa besar dalam lima menit, pasti bisa. Karena dosa besar itu jumlahnya jauh lebih banyak daripada dosa kecil. Di bagian ke-2 nanti akan kami jabarkan kriteria atau ciri-ciri dosa besar.

***


Abu Takeru / Author & Editor

Bernama asli Rizal Fadli Nurhadi. Alumni East Preston Islamic College, Melbourne, Victoria, Australia. Pernah belajar di bawah bimbingan dai nasional Australia, di antaranya Abu Hamzah, Umar Zouk, dan Bilal Assad. Saat ini aktif mengisi kajian komunitas Paradisean Youth.

0 komentar:

Posting Komentar

Diharapkan tidak berkomentar atas dasar fanatisme golongan kepada ustadz atau organisasi tertentu.Akan tetapi, gunakan dalil dari Alquran dan Sunnah dengan pemahaman para generasi terdahulu (sahabat, tabi'in, dan tabiut tabi'in).

Coprights @ 2016, Blogger Templates Designed By Templateism | Distributed By Gooyaabi Templates | Modified by Zain Ibn Sufry